Prinsip Kerja Pintu Putar Pembaca Kode BatangGerbang
Baik Anda bepergian dengan kereta bawah tanah, pesawat terbang, atau memasuki berbagai tempat wisata atau gedung perkantoran, sistem kontrol akses pintu putar telah ada di mana-mana. Baik Anda pengguna pintu putar atau pemasang pintu putar, apakah Anda memiliki pertanyaan: bagaimana cara kerja pintu putar? Bagaimana struktur produknya?
(1). Prinsip kerjagerbang putar:
1. Hidupkan daya dan sistem akan memasuki mode kerja 3 detik kemudian.
2. Setelah pejalan kaki menggesek kartu IC secara sah (pengenalan wajah, pengenalan kode batang, pengenalan sidik jari, dll.), sistem mengirimkan sinyal pembukaan pintu ke kontrol akses.papan induk.
3. Kontrol aksespapan indukmenerima informasi dan melakukan pemrosesan sinyal dari pembaca RFID danPembaca kode QRKemudian, sistem mengirimkan sinyal kontrol ke indikator arah dan papan penggerak motor, dan tanda indikasi kontrol berubah dari merah menjadi hijau. Dalam mode normally closed, dengan mengontrol papan penggerak, motor penggerak beroperasi dan rem bekerja.mengayunterbuka (dalam mode terbuka normal, rem)mengayuntidak memerlukan tindakan ini), sehingga pejalan kaki dapat lewat.
4. Setelah pejalan kaki lewat sesuai dengan penunjuk arah, detektor inframerah akan mendeteksi seluruh proses pejalan kaki melewati jalur tersebut dan mengirimkan sinyal terus menerus ke papan kontrol akses hingga pejalan kaki melewatinya.pintu putargerbang sepenuhnya.
5. Setelah pejalan kaki melewati gerbang putar sepenuhnya, papan kontrol akses akan mengirimkan sinyal ke penghitung, dan penghitung akan secara otomatis bertambah 1 setelah proses melewati gerbang selesai.
6.Saat melewati gerbang putar, jika pejalan kaki lupa menggesek kartu IC atau tidak menggunakan kode batang dari kertas cetak atau ponsel untuk identifikasi, atau menggesek kartu IC dan kode QR yang tidak valid, sistem akan melarang pejalan kaki (dalam mode terbuka normal, rem akan tertutup; dalam mode tertutup normal, rem tidak akan bergerak). Pada saat yang sama, alarm suara dan cahaya akan berbunyi. Sinyal alarm tidak akan hilang sampai pejalan kaki keluar dari gerbang putar, hanya untuk menggesek kartu IC lagi.
(2). Struktur produk darigerbang putar:
1. Struktur sistem mekanis:
Mekanisme mekanis terdiri dari sebuah peti dan sebuah penggerak. Peti tersebut dilengkapi dengan penghitung, indikator arah, perangkat alarm suara dan cahaya, deteksi inframerah, dan kunci. Penggerak tersebut terdiri dari motor, reduktor, sasis, transmisi, bantalan, dan rem.mengayun.
2. Listrikmengaksessistem kontrol:
ListrikmengaksesSistem kontrol terutama terdiri dari perangkat sistem kontrol akses (opsional), papan induk kontrol akses, detektor inframerah, papan penggerak, rakitan motor, indikator arah, penghitung, alarm, papan suara, sakelar batas, dan catu daya switching.
A. Perangkat kontrol akses: membaca informasi kartu IC atau kode QR, dan mengirimkan sinyal pembukaan ke kontrol akses.papan induk setelah pemrosesan sinyal.
B. Kontrol aksespapan induk: ini adalah pusat kendali daripintu putar Gerbang tersebut menerima dan menerapkan pemrosesan sinyal dari pengontrol akses dan detektor inframerah, kemudian mengeluarkan instruksi eksekusi ke indikator arah, papan penggerak motor, penghitung, dan alarm.
C. Detektor inframerah: dapat mendeteksi posisi pejalan kaki dan berperan sebagai alat perlindungan keselamatan. Detektor di kedua ujung gerbang dapat menentukan posisi pejalan kaki, dan detektor di tengah terutama berfungsi sebagai alat perlindungan keselamatan.
D. Papan penggerak motor: menerima sinyal dari papan kontrol akses, mengontrol pengoperasian sakelar dan motor, serta mewujudkan pembukaan atau penutupan ayunan rem.
E.Indikator arah: Menunjukkan status terkini jalur lalu lintas dan memandu pejalan kaki dengan tertib dan aman.
F. Penghitung (opsional): Berfungsi untuk mencatat jumlah pejalan kaki yang lewat searah.
GPerangkat alarm akustik-optik (opsional): mengirimkan sinyal alarm jika terjadi pelanggaran lalu lintas.
H.Encoder: mengontrol posisi rotasi rem.mengayun.
Waktu posting: 04-03-2025
